Sumedang — Jajaran Humas, Media, dan Sponsorship Pengurus Provinsi (Pengprov) PERSINAS ASAD Jawa Barat bersama perwakilan kabupaten/kota se-Jawa Barat mengikuti secara intensif webinar jurnalisme bertajuk “Jurnalisme Sat-Set: Bikin Berita Akurat & Cepat Pakai AI” dari Graha Aulia, Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Minggu (1/11/2026). Kegiatan ini diselenggarakan oleh Pengurus Besar (PB) PERSINAS ASAD secara daring melalui Zoom Meeting.
Pelatihan ini menjadi sarana pembekalan teknis bagi jajaran humas daerah di Jawa Barat guna memperkuat kualitas pemberitaan organisasi, khususnya dalam menyongsong gelaran kejuaraan tingkat provinsi (PORP/Kejurprov) Jawa Barat yang dijadwalkan berlangsung pada 4–8 November 2026 di Bogor.
Ketua Departemen Humas & Media PB PERSINAS ASAD, H. Abdul Soleh Assiddiqi, bertindak sebagai pemateri utama. Dalam paparannya, ia menegaskan bahwa penggunaan teknologi Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam dunia jurnalistik hanyalah berfungsi sebagai peranti bantu (tools) untuk mempercepat riset dan pengolahan data, bukan untuk menggantikan peran serta tanggung jawab manusia.
“AI membantu kerja jurnalistik, bukan mengganti tanggung jawab manusia. Pengawasan manusia tetap memegang kendali utama dari awal hingga akhir, serta wajib melakukan check and re-check sebelum berita dipublikasikan,” tegas H. Abdul Soleh Assiddiqi saat menyampaikan materi.
Ia memaparkan bahwa pemanfaatan AI wajib berpedoman pada aturan Dewan Pers dan Kode Etik Jurnalistik (KEJ). Pewarta humas diminta untuk senantiasa menjaga keakuratan fakta, menghormati hak cipta, serta menghindari penciptaan konten yang menyesatkan. Pemateri juga menekankan pentingnya wawancara langsung atau perekaman statement narasumber di lapangan untuk menjamin kredibilitas karya tulis.
“Berita tanpa narasumber itu kehilangan unsur validitas dan kredibilitas. Oleh karena itu, wawancara atau perekaman statement narasumber saat acara berlangsung menjadi langkah penting yang wajib dilakukan oleh jajaran humas,” tambahnya.
Dalam sesi praktik, peserta diperkenalkan dengan penggunaan aplikasi Gemini Notebook (sebelumnya NotebookLM) sebagai alat bantu mengolah transkrip wawancara, dokumen resmi, dan risalah acara menjadi draf berita yang presisi.
Bagi Humas PERSINAS ASAD Jawa Barat, penguasaan teknologi ini sangat krusial untuk menyajikan peliputan yang sigap dan informatif mengenai aksi serta prestasi para pesilat Jawa Barat pada kejuaraan mendatang di Bogor.
Pengprov Jawa Barat beserta jajaran kabupaten/kota juga akan mendukung skema koordinasi rutin bulanan yang dicanangkan PB PERSINAS ASAD satu minggu sebelum pelaksanaan agenda daerahan. Penulisan nama organisasi disepakati wajib menggunakan huruf kapital secara penuh yaitu PERSINAS ASAD, serta penggunaan istilah pesilat untuk menyebut para atlet silat.





