Bekasi (12/07) – Semangat melestarikan seni dan budaya pencak silat terus ditunjukkan PERSINAS ASAD melalui penyelenggaraan Pasanggiri Putri yang digelar di Bekasi Timur, Minggu (12/7/2026). Kegiatan ini diikuti sekitar 650 pesilat putri yang berasal dari 11 ranting PERSINAS ASAD.
Pasanggiri menjadi salah satu agenda pembinaan yang rutin dilaksanakan sebagai wadah bagi para pesilat untuk menampilkan kemampuan teknik, serta menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas dan karakter luhur yang menjadi ciri khas PERSINAS ASAD.
Ratusan peserta dari berbagai ranting mengikuti seluruh rangkaian perlombaan dengan penuh semangat. Selain menjadi ajang kompetisi yang sehat, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat silaturahim antarwarga PERSINAS ASAD sekaligus meningkatkan kualitas pembinaan pesilat putri di tingkat ranting.
Penyelenggaraan Pasanggiri Putri ini bertujuan untuk melestarikan beladiri ASAD di kalangan warga ASAD, sekaligus menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap pencak silat sebagai warisan budaya bangsa. Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan nilai-nilai disiplin, keberanian, persaudaraan, serta akhlak mulia terus tertanam dalam diri setiap pesilat.
Antusiasme peserta, pelatih, dan pendamping menunjukkan bahwa pembinaan pencak silat di lingkungan PERSINAS ASAD terus berkembang. Kehadiran ratusan pesilat dari berbagai ranting menjadi bukti komitmen organisasi dalam menjaga kesinambungan pembinaan sekaligus melahirkan generasi pesilat yang berprestasi dan berkarakter luhur.
Pasanggiri Putri di Bekasi Timur diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat persatuan warga PERSINAS ASAD, sekaligus mendorong lahirnya pesilat-pesilat putri yang mampu mengharumkan nama perguruan pada berbagai ajang pencak silat di masa mendatang.





