Depok — Sebanyak 463 peserta mengikuti Pasanggiri Putri Perzona Daerah Cimanggis 2026 yang digelar di Aula Yayasan Rizki Basitho Insani, Cisalak, Cimanggis, Depok, Minggu (23/8/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 07.30 WIB tersebut diikuti 20 kontingen. Para peserta dibagi ke dalam tiga zona dan tiga gelanggang untuk mendukung kelancaran seluruh rangkaian penampilan.
Pasanggiri Putri Perzona Cimanggis 2026 mempertandingkan sekaligus menampilkan berbagai kategori usia, mulai dari Usia Dini, Pra Remaja, Remaja, Dewasa, Pembina, hingga Usia Istimewa.
Berdasarkan bentuk penampilan, peserta mengikuti kategori perorangan, berkelompok, dan massal. Keragaman kategori tersebut membuat kegiatan tidak hanya menjadi ajang penampilan seni bela diri, tetapi juga menjadi ruang pembinaan bagi peserta dari berbagai kelompok usia.
Salah satu peserta yang menarik perhatian adalah Ibu Sri Indri Suhartati dari Padepokan Palsigunung Kelompok 2. Di usia 75 tahun, Sri tetap ambil bagian dalam kegiatan pasanggiri tersebut.
Keikutsertaan Sri menunjukkan bahwa semangat belajar dan berlatih pencak silat dapat terus tumbuh lintas generasi. Usia tidak menjadi penghalang untuk menjaga kebugaran sekaligus melestarikan seni budaya bela diri.
Selain menjadi ajang penampilan, Pasanggiri Putri Perzona Cimanggis 2026 juga menjadi momentum memperkuat silaturrahim antarwarga PERSINAS ASAD, meningkatkan kecintaan terhadap seni budaya dan pencak silat, serta mendorong pembinaan yang berkelanjutan.
Dengan melibatkan ratusan peserta dari berbagai kelompok usia, kegiatan ini sekaligus memperlihatkan keberlangsungan pembinaan PERSINAS ASAD di tingkat daerah.
Seluruh rangkaian Pasanggiri Putri Perzona Daerah Cimanggis 2026 berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh semangat kebersamaan.





